Skip to content

Bangun Semangat Berdaya Pekerja Sampah, Pengelolaan Sampah Organik Ditargetkan Jadi Keterampilan Baru

Sebagai lanjutan dari komitmen berkelanjutan dalam memberdayakan para pekerja sampah atau pejuang daur ulang, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) kembali berkolaborasi dengan YayasanMahija Parahita Nusantara (Mahija). Tahun ini, kerja sama difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja sampah, khususnya para pemulung, melalui pengembangan kapasitas dan keterampilan yang berkelanjutan.

Melalui dua inisiatif utama, pengembangbiakan maggot melalui program “Berdaya Bersama” dan kerajinan eceng gondok melalui “Ibu Berdaya”, CCEP Indonesia dan Mahija berupaya menumbuhkan semangat kemandirian dan membuka peluang ekonomi ke lebih dari 200 pekerja sampah di 6 area komunitas di wilayah Jabodetabek. 

CCEP Indonesia sees these two activities as more than just a welfare program to increase income, but also an effort to instill a sense of independence and increase the dignity of waste workers. 

Dengan keterampilan baru tersebut, para pekerja sampah dapat mulai bertransformasi menjadi wirausahawan lingkungan,  individu yang berperan aktif menjaga kebersihan kota, menciptakan nilai tambah dari limbah, sekaligus memperkuat ekonomi sirkular di tingkat komunitas.

Empowering Together Program

Program Berdaya Bersama dirancang untuk membangun sistem pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah organik, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan komunitas pemulung dengan mengubah sampah organik menjadi sumber daya bernilai ekonomi.

Sebanyak 20 pemulung berpartisipasi dalam pelatihan ini, belajar langsung bagaimana budidaya maggot dapat menjadi solusi ganda, yaitu membersihkan lingkungan sekaligus membuka peluang untuk menambah penghasilan mereka. Melalui kegiatan ini, ditargetkan mereka akan mendapatkan penghasilan tambahan sebesar Rp. 300.000 per bulannya. 

sustainable-organic-waste-management
Foto bersama Mahija dan CCEP dalam program berdaya yaitu pengolahan sampah organik berkelanjutan.

Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi pada bulan September 2025 lalu dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya; Ali Yudo Kisdiyanto, Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Sanudi, Administrasi PNS Satpel LH Kecamatan Duren Sawit, Nurlis Kumala Sari, Pengawas Lapangan Kelurahan Klender Kecamatan Duren Sawit dan Munzir, Ketua RW 10 Kelurahan Klender.

This support from various parties is a tangible manifestation of cross-sector collaboration in encouraging a more inclusive and sustainable waste management system.

Mahija parahita nusantara Foundation

Empowered Mother Program

Bersamaan dengan pelaksanaan Berdaya Bersama, CCEP Indonesia dan Mahija juga menginisiasi program Ibu Berdaya, yang berfokus pada pelatihan keterampilan pengolahan eceng gondok menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomi.

The rapid growth of water hyacinth in Indonesian waters often causes environmental problems such as sedimentation and decreased water quality. But behind that, there is great potential, where this material can be processed into environmentally friendly products that are in demand by the market.

Mahija parahita nusantara Foundation

Melalui program ini, sebanyak 180 perempuan pekerja sampah yang kerap menghadapi tantangan ekonomi dan keterbatasan akses pelatihan diajak untuk melihat potensi baru dari bahan yang selama ini dianggap gulma. Tidak hanya membuka wawasan baru tentang potensi ekonomi dari limbah alam, tetapi program ini juga memberikan target nyata yaitu 40% peserta diharapkan dapat memperoleh pendapatan tambahan sekitar Rp150.000 per bulan melalui hasil kerajinan yang mereka produksi.

Mahija parahita nusantara Foundation

In the inaugural socialization session, they were introduced to various water hyacinth processing techniques and the potential to develop it into an additional source of income. With these new skills, the women waste workers are expected to become more empowered and independent in supporting their families' economy.

Melalui kedua program tersebut, CCEP Indonesia dan Mahija ingin mengajak para pekerja sampah untuk melihat bahwa potensi ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan, unutk membangun ekonomi sirkular yang inklusif dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked with an asterisk (*)