Skip to content

3 Sosialisasi Mahija pada Asobsi dan Dokubata: Dampak Nyata bagi Pemulung

dampak-nyata-bagi-pemulung
mahija mengadakan sosialisasi dengan asobsi dan dokubata untuk dampak nyata bagi pemulung

Pada Juni 2025 lalu, Mahija menyelenggarakan program sosialisasi di dua wilayah berbeda sebagai bagian dari upaya menghadirkan dampak nyata bagi pemulung. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman para pekerja sampah mengenai pengelolaan sampah yang lebih baik, sekaligus memperkuat peran bank sampah dalam mendukung ekonomi sirkular.

Melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan di beberapa collection center di wilayah Bogor dan Tangerang, Mahija berharap dapat mendorong peningkatan pengumpulan sampah plastik bekas, khususnya botol PET. Target pengumpulan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan volume sampah yang masuk ke jalur daur ulang, tetapi juga memberikan hasil yang nyata untuk mereka melalui peningkatan pendapatan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Berikut ini adalah informasi terkait program sosialisasi dari Mahija pada dua wilayah collection center pada Juni 2025 lalu. 

Kolaborasi dengan Bank Sampah Barokah Kota Bogor

Program sosialisasi pertama dilakukan di Kota Bogor, tepatnya bersama Bank Sampah Barokah yang berada di bawah naungan Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) DPD Kota Bogor.

Pada kesempatan ini, Mahija mengadakan sesi sosialisasi yang dihadiri oleh para pekerja sampah serta pengurus ASOBSI DPD Kota Bogor. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi untuk membahas strategi bersama dalam memperkuat ekonomi para pemulung di wilayah tersebut.

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah mendorong pengumpulan botol plastik PET yang memiliki nilai jual tinggi, sekaligus memperkuat praktik ekonomi sirkular di tingkat komunitas. Dengan pengelolaan sampah yang lebih terarah, diharapkan tercipta dampak nyata bagi pemulung melalui peningkatan nilai ekonomi dari sampah yang mereka kumpulkan.

Dalam kegiatan ini, Ketua Dewan Pengurus Yayasan Mahija Parahita Nusantara, Ardhina Zaiza, turut berdiskusi dengan para pengurus ASOBSI DPD Kota Bogor. Diskusi tersebut membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh pengelola bank sampah, mulai dari sistem pengumpulan hingga upaya memperkuat ekosistem kerja yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, Mahija juga memberikan dukungan berupa rancangan strategi untuk memperkuat sistem pengumpulan sampah agar lebih efektif dan berdampak bagi komunitas pekerja sampah.

dampak-nyata-bagi-pemulung
Sosialisasi Mahija ke Bank Sampah Induk Barokah untuk penargetan distribusi potol PET pasca konsumsi

Momen ini juga menjadi kesempatan pertama bagi Mahija untuk melakukan pengambilan botol PET pasca konsumsi dari Bank Sampah Barokah. Pada tahap awal ini, total botol plastik yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 400 kilogram.

Ardhina menjelaskan mengenai program dampak nyata bagi pemulung di area Bank Sampah Barokah ini, “Ke depannya, kami akan melanjutkan penjemputan sampah botol PET bersama dengan sampah botol berwarna, serta label dan kantong plastik. Langkah ini menjadi komitmen Mahija dalam mendorong pengadaan botol PET pasca-konsumsi dilakukan secara bertanggung jawab, sekaligus sebagai upaya peningkatan kesejahteraan pekerja sampah dalam rantai pasok daur ulang.” 

Melalui pendekatan ini, program sosialisasi tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi sirkular di wilayah Bogor, tetapi juga memperkuat keberlanjutan pengelolaan bank sampah serta memberdayakan pemulung dalam rantai pasok daur ulang plastik.

Sosialisasi di Kampung Nelayan Wilayah Pesisir Tangerang

Selain di Bogor, Mahija juga melaksanakan kegiatan sosialisasi di wilayah pesisir Tangerang, tepatnya di Desa Pakishaji. Program ini diselenggarakan atas permintaan salah satu mahasiswa dari kampus di Tangerang yang ingin menghadirkan dampak nyata bagi pemulung dan masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan ini, Mahija bekerja sama dengan salah satu collection center, yaitu Berkah Mitra Perdana Sukses, untuk memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya memilah sampah dari rumah serta memahami nilai ekonomi dari botol plastik PET yang dapat didaur ulang.

Melalui penjelasan yang sederhana dan mudah dipahami, Mahija mengajak masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan memilah sampah plastik, khususnya botol PET, sebelum disetorkan ke bank sampah.

Warga juga diperkenalkan dengan sistem tabungan sampah, yaitu mekanisme di mana hasil penimbangan sampah dicatat dalam buku tabungan. Konsep ini membantu masyarakat melihat secara langsung manfaat ekonomi dari kegiatan memilah dan mengumpulkan sampah plastik.

dampak-nyata-bagi-pemulung
Mahija melakukan sosialisasi mengenai nilai sampah botol bekas ke Kampung Nelayan wilayah Tangerang

Program ini secara khusus melibatkan ibu-ibu rumah tangga dan pemulung di wilayah tersebut. Mereka diajarkan bagaimana cara mencatat hasil penimbangan sampah dalam buku tabungan secara tertib dan teratur.

Dengan sistem pencatatan ini, diharapkan terjadi peningkatan pengumpulan botol PET dan plastik daur ulang lainnya. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi pemulung melalui peningkatan pendapatan dari hasil distribusi sampah plastik bekas yang berhasil mereka kumpulkan.

Selain sesi edukasi bagi para ibu, kegiatan sosialisasi ini juga melibatkan anak-anak dari keluarga pekerja sampah melalui program Mahija Mobile School.

dampak-nyata-bagi-pemulung
Mahija Mobile School kembali diadakan di Kampung Nelayan wilayah Tangerang bersamaan dengan sosialisasi ibu-ibu pemulung

Melalui program ini, anak-anak yang tinggal di sekitar wilayah tersebut diajak untuk mengikuti berbagai aktivitas belajar sambil bermain, seperti berhitung, menggambar, dan mewarnai. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan sesi edukasi pengelolaan sampah yang diikuti oleh para orang tua mereka.

Bagi banyak anak-anak pekerja sampah, kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menghibur. Mereka dapat belajar dalam suasana yang santai sekaligus mendapatkan perhatian dan dukungan dari para relawan.

Bagi Mahija, anak-anak ini juga menjadi alasan penting mengapa berbagai program pemberdayaan komunitas terus dilakukan. Melalui pendekatan yang menyeluruh, Mahija berupaya menghadirkan dampak nyata bagi pemulung dan keluarga mereka, baik melalui edukasi pengelolaan sampah maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi.

Kesimpulan 

Kegiatan sosialisasi ini bukan hanya program sekali jalan, tapi bagian dari gerakan jangka panjang Mahija untuk menciptakan dampak nyata bagi pemulung. Dengan edukasi publik yang tepat sasaran, Mahija berharap semakin banyak pihak yang sadar, peduli, dan turut serta dalam membangun ekosistem daur ulang yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *