
Yayasan Mahija Parahita Nusantara (Mahija) adalah sebuah organisasi yang dibentuk oleh Coca-Cola Euro Pacific dan Dynapack Asia untuk meningkatkan taraf kehidupan pekerja sampah yang menjalankan tugas dalam mengumpulkan sampah daur ulang berupa botol PET. Mahija telah mengadakan pelatihan kesehatan dan keselamatan bagi pemulung dalam melakukan tugas sehari-hari mereka dalam memungut sampah botol plastik.
Banyak para pekerja sampah yang masih dipinggirkan dari segi status mereka, dan hal ini berdampak besar pada kesadaran akan kebersihan dan estetika kesehatan bagi mereka. Pihak ini rentan terjangkit penyakit kulit maupun penyakit menular lainnya karena berurusan dengan sampah.
Berikut adalah informasi seputar aksi nyata Mahija untuk meningkatkan taraf kesehatan dan keselamatan pekerja sampah dari tugas penting mereka pada siklus rantai pemasok sampah daur ulang.
Tanggung Jawab Mahija dalam Pelaksanaan Responsibility Sourcing Initiative
Menyesuaikan dengan visi dan misi dari Mahija Parahita Nusantara untuk memberdayakan pekerja sampah, Mahija telah menjadi ketua penanggung jawab pelaksana proyek Responsibility Sourcing Initiative (RSI) yang diinisiasi oleh The Circulate Initiative (TCI), yaitu perusahaan nirlaba skala global yang menangani isu-isu pengolahan sampah daur ulang sebagai dampak dari pencemaran laut.
Mahija melihat permasalahan utama dari kalangan pekerja sampah yang selama ini ditinggalkan dan dianggap sebelah mata adalah kurangnya pemahaman terkait protokol kesehatan dan keselamatan kerja. Padahal merekalah yang memegang peran penting dalam keselamatan Bumi dari pencemaran sampah anorganik seperti botol dan plastik. Mereka bekerja tanpa pamrih untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka yang secara langsung turut menjaga kelestarian alam.

Program RSI ini dijalankan dengan mengikutsertakan beberapa aktor pekerja daur ulang dari hulu ke hilir, seperti pemulung dan produsen, untuk mulai bekerja dengan sistem yang adil dan bertanggung jawab. Protokol kesehatan dan keselamatan bagi pemulung pun menjadi tolak ukur program ini sebagai bagian dari target global, yaitu agar pementasan kesejahteraan dengan praktik bekerja sesuai etika dan mengedepankan hak-hak pekerja sampah
Program RSI diresmikan tahun 2024 pada bulan Oktober saat Mahija menginisiasi program prioritas yang menitikberatkan pada protokol kerja para pekerja sampah agar sesuai dengan standar kebersihan dan keselamatan yang sudah diterapkan di area 5 collection centre. Kegiatan ini juga dilakukan bersama dengan mitra daur ulang Mahija yaitu Amandina Bumi Nusantara sebagai kolektor dari botol daur ulang.
Bagaimanakah kegiatan dari pelatihan kesehatan dan keselamatan bagi pemulung ini?
Pelaksanaan Pelatihan Kesehatan dan Keselematan bagi Pemulung di Area Binaan
Semenjak Juni 2025 lalu, Mahija telah menjalankan program pelatihan protokol kesehatan dan keselamatan bagi pemulung yang berfungsi besar bagi keberlangsungan kebersihan dalam melakukan proses pemilahan sampah daur ulang bagi mereka.

Program ini telah diselenggarakan di 18 area collection centre dan mencakup setidaknya 710 pekerja sampah yang diberi pelatihan dan sosialisasi standar kebersihan pada kegiatan keseharian mereka dalam memilah sampah agar terhindar dari kemungkinan buruk seperti terjangkit penyakit kulit dan penyakit pernafasan.
Pada proses sosialisasi di beberapa Collection Center juga diikutsertakan para ahli medis dari puskesmas setempat untuk memberikan tahap-tahapan dalam prosedur melengkapi pakaian pelindung bagi pekerja sampah. Selain itu ada beberapa macam pelatihan lainnya seputar topik ini antara lainnya:
- Cara penanganan sampah yang aman untuk mencegah penyakit kulit atau infeksi
- Pentingnya penggunaan alat pelindung seperti sarung tangan dan sepatu tertutup
- Edukasi kebersihan diri dan lingkungan kerja hingga pencegahan penularan penyakit akibat kontak langsung dengan sampah rumah tangga dan medis
Selain membahas mengenai cara kesehatan dan keselamatan dalam bekerja, para pekerja sampah juga diajarkan berbagai macam topik lainnya yang berkaitan dengan kesejahteraan hidup lanjutan seperti halnya keamanan, pengelolaan keuangan, dan perencanaan kehidupan anak, sebagai dukungan untuk mendorong penghidupan yang lebih layak.
Para pekerja sampah berhak mendapatkan perlakuan khusus dari sekitarnya karena tugas mereka yang berjasa bagi kelestarian alam kita. Mengadakan inisiatif program prioritas bagi mereka tentang protokol kebersihan merupakan salah satu bentuk upaya Mahija untuk pekerja sampah dapat menjaga kesehatan dan keselamatan dalam mengemban tugas sehari-hari.
Kesimpulan
Sekian informasi seputar pentingnya pelatihan kesehatan dan keselamatan bagi pemulung dan sekilas mengenai program dari CCEP dan Yayasan Mahija untuk menyejahterakan mereka. Setidaknya, program peduli terhadap para pekerja pelestarian lingkungan adalah hal yang patut untuk dijalankan karena keselamatan kerja serta lingkungan yang tertata, terlindungi, dan berkelanjutan harus seimbang.