Hidup Berdaya
Tantangan
Sebagian besar pekerja sampah di Indonesia masih hidup dan bekerja dalam kondisi yang kurang layak. Banyak di antara mereka belum memiliki dokumen identitas yang lengkap serta keterampilan dasar yang memadai untuk memperkuat penghidupan. Ketiadaan dokumen identitas membuat mereka sulit mengakses layanan publik penting seperti jaminan kesehatan, perlindungan sosial, layanan perbankan, hingga program bantuan pemerintah.
Di sisi lain, keterbatasan literasi dasar, literasi keuangan, dan pengetahuan keselamatan kerja juga membatasi peluang mereka untuk meningkatkan pendapatan atau beralih ke sumber penghidupan yang lebih stabil. Kondisi ini membuat pekerja dan keluarganya tetap berada dalam siklus kerentanan ekonomi yang sulit diputus.
Melihat kondisi ini, Mahija berupaya menghadirkan dukungan yang relevan dan bertahap untuk membantu pekerja sampah dan keluarga mereka membangun fondasi penghidupan yang lebih aman, diakui, dan berkelanjutan.
Solusi Kami
Mahija mendampingi pekerja informal melalui:
Kegiatan Produktif Berbasis Komunitas

Mendorong sumber penghidupan tambahan melalui kegiatan produktif yang dikelola bersama komunitas, seperti kerajinan, budidaya maggot, dan hidroponik.
Dukungan Kebutuhan
Dasar & Pangan

Menyalurkan bantuan kebutuhan pokok dan pangan melalui program Ramadan sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan keluarga pekerja sampah.
Akses Identitas &
Pendampingan Administrasi

Pendampingan pengurusan dokumen kependudukan agar pekerja sampah mendapatkan pengakuan hukum, akses layanan publik, dan peluang ekonomi yang lebih layak.
Pelatihan Kesehatan &
Keselamatan Kerja

Memberikan pemahaman dan praktik kerja yang lebih aman untuk mengurangi risiko kecelakaan dan dampak kesehatan jangka panjang di lingkungan kerja informal.