Skip to content

15 KOLASTIK Mahija di Tangerang: Dari Edukasi ke Aksi Daur Ulang Botol PET

edukasi-ke-aksi-daur-ulang-botol-PET
Program KOLASTIK Tangerang untuk edukasi ke aksi daur ulang botol PET

Mengatasi permasalahan sampah tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang memadai, tetapi juga kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara menyeluruh, hal ini mencakup pemahaman tentang proses penanganan sampah hingga peran para pemulung yang menjadi bagian penting dari rantai daur ulang. Karena itu, edukasi ke aksi daur ulang botol PET menjadi fokus utama dalam kegiatan yang dilakukan Mahija pada kesempatan ini.

Berangkat dari keyakinan tersebut, Mahija terus mengembangkan program KOLASTIK (Kolaborasi Daur Ulang Plastik) sebagai pilar edukasi untuk mendorong lebih banyak orang terlibat dalam pengelolaan sampah botol plastik, khususnya PET. Prinsip dari program ini sederhana, yaitu semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi, semakin besar peluang kita mengatasi tantangan sampah secara berkelanjutan.

Di akhir tahun lalu hingga awal tahun ini, Mahija mulai memperluas implementasi KOLASTIK ke wilayah Tangerang. Fokus utamanya adalah mengoptimalkan peran komunitas lokal agar dapat berkolaborasi mendaur ulang botol plastik mereka dengan cara yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Pendekatan berbasis komunitas dipilih karena dinilai paling efektif dalam mendorong perubahan perilaku sehari-hari.

Artikel ini akan menjelaskan tentang peran Mahija dalam program bernama KOLASTIK dan implementasinya yang dilakukan di area Tangerang, simak kelanjutan informasinya.

Apa Itu KOLASTIK dan fungsinya?

edukasi-ke-aksi-daur-ulang-botol-PET
Foto bersama saat Mahija KOLASTIK di Tangerang dengan pemda dan penduduk sekitar

Kolastik atau Kolaborasi Daur Ulang Plastik adalah serangkaian program yang dikembangkan Mahija untuk memprakarsai gerakan peduli dengan sampah-sampah daur ulang seperti botol PET dan lainnya dengan masyarakat pemuda-pemudi dan segala kalangan sebagai sasaran utama subjek pelajar. 

Dengan gerakan ini Mahija punya tujuan besar untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat  terhadap permasalahan sampah di Indonesia.. Edukasi yang diberikan tidak hanya membahas permasalahan sampah secara umum, tetapi juga menjelaskan perihal pengelolaannya dari hulu ke hilir serta peluang besar dalam mengolah sampah daur ulang. 

Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan kondisi yang patut dijaga bersama. Ketika masyarakat mampu mengelola sampah dengan baik, kualitas kesehatan dan keamanan lingkungan pun dapat meningkat. Sebaliknya jika permasalahan sampah tidak ditangani maka akan berdampak pada permasalahan lingkungan seperti pencemaran air dan udara, kesehatan yang memburuk, sampai dengan kualitas SDM yang melemah. 

Oleh karena itu, gerakan KOLASTIK hadir sebagai upaya untuk memperkenalkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah plastik. Program ini mengajak masyarakat untuk bergerak dari edukasi ke aksi daur ulang botol PET, sehingga kesadaran yang terbentuk tidak berhenti pada pengetahuan saja, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata.

Selain itu, masyarakat juga membutuhkan ruang komunitas yang aman untuk berdiskusi dan berkoordinasi mengenai pengelolaan sampah. Melalui komunitas yang terorganisir, informasi mengenai praktik kebersihan dan pengelolaan sampah dapat disampaikan secara lebih efektif, sekaligus membantu mengurangi kebiasaan buruk seperti membuang sampah sembarangan.

Kegiatan Edukasi KOLASTIK di Tangerang

edukasi-ke-aksi-daur-ulang-botol-PET
Mahija KOLASTIK di Tangerang untuk edukasi ke aksi daur ulang botol PET

Program KOLASTIK di Tangerang dimulai dengan pelatihan dasar mengenai pengelolaan sampah. Materi yang diberikan meliputi cara memilah sampah dengan benar, pengenalan nilai ekonomi dari sampah daur ulang, hingga praktik penanganan sampah secara tepat.

Dalam kegiatan ini, peserta juga diperkenalkan pada praktik langsung pengelolaan sampah melalui penyediaan dua dropbox. Sistem dua dropbox ini menjadi bagian penting dari pendekatan edukasi ke aksi daur ulang botol PET, karena membantu masyarakat memahami cara menyalurkan sampah plastik ke jalur daur ulang yang benar sekaligus melihat potensi manfaat ekonominya.

Mahija bermitra dengan Berkah Mitra Perdana Sukses (BMPS), Collection Center yang mendukung proses pelatihan sekaligus penguatan sistem pengumpulan. Materi pelatihan yang diberikan mencakup berbagai tahapan penting, mulai dari pengenalan konsep general waste management, teknik waste sorting, pemahaman nilai ekonomi sampah, hingga simulasi pengelolaan dan perencanaan sederhana terkait pengumpulan sampah.

Sosialisasi program KOLASTIK di Tangerang dilaksanakan dalam dua sesi kegiatan. Sesi pertama berlangsung di Puskesmas Jalan Emas, sementara sesi kedua dilaksanakan di Perumahan Bumi Indah. Kedua kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat, khususnya para ibu-ibu pemulung yang mengikuti pemaparan materi dengan penuh perhatian.

Pada pelatihan perdana tersebut, Ketua Yayasan Mahija Parahita Nusantara, Ardhina Zaiza, turut hadir untuk memberikan pengenalan dasar mengenai pentingnya memulai kebiasaan memilah dan mengelola sampah sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Materi ini kemudian dilanjutkan oleh Direktur Berkah Mitra Perdana Sukses, Muhammad Martin, yang menjelaskan secara praktis mekanisme pengumpulan sampah melalui sistem dropbox.

Program KOLASTIK di Tangerang ini membantu menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti cara membuang dan memilah sampah dengan benar. Melalui penggunaan dua dropbox, masyarakat diajak memahami perbedaan jenis sampah plastik serta nilai ekonomi yang dapat dihasilkan jika sampah daur ulang dipilah secara tepat.

Dengan adanya pendekatan ini, diharapkan masyarakat mulai menjadi bagian penting dari proses pengumpulan sampah plastik daur ulang. Pengumpulan ini dapat dimulai dari rumah masing-masing maupun dari lingkungan sekitar, sehingga dapat membantu meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan dari sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Melalui kolaborasi dengan mitra recycler, botol PET yang berhasil dikumpulkan nantinya akan diproses kembali oleh Amandina Bumi Nusantara untuk diolah menjadi botol baru. Proses ini menjadi salah satu contoh nyata penerapan ekonomi sirkular yang dimulai dari tingkat komunitas.

Kesimpulan 

KOLASTIK di Tangerang menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat. Mahija telah membantu masyarakat dalam edukasi ke aksi daur ulang botol PET. Ketika pengetahuan, sistem, dan semangat komunitas bertemu, pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab bukan lagi sekadar wacana melainkan gerakan nyata yang terus bertumbuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *