Skip to content

Mahija Perkuat Responsible Sourcing melalui Workshop Implementasi RSI Indonesia 2026

Yayasan Mahija parahita nusantara

Mahija Parahita Nusantara terus mendorong penerapan responsible sourcing dalam rantai daur ulang plastik di Indonesia. Pada Selasa, 3 Februari 2026, Mahija menyelenggarakan Workshop Implementasi Responsible Sourcing Initiative (RSI) Indonesia di Jakarta sebagai bagian dari upaya memastikan praktik pengadaan yang lebih bertanggung jawab, inklusif, dan berkelanjutan.

Workshop ini menjadi langkah penting dalam perjalanan implementasi RSI Indonesia yang diluncurkan sejak akhir 2024. Lebih dari sekadar forum berbagi, kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog lintas sektor untuk melihat perkembangan di lapangan sekaligus menyelaraskan langkah ke depan. Mahija mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah yang diwakili oleh Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Republik Indonesia (BP Taskin RI), The Coca-Cola Company sebagai brand partner, PT Amandina Bumi Nusantara sebagai mitra daur ulang, para pemilik Collection Center dan Collection Partner, hingga perwakilan pekerja sampah informal atau pemulung.

Tujuan utamanya adalah memastikan pendekatan Responsible Sourcing Initiative (RSI) dipahami dan diterapkan secara konsisten di sepanjang rantai pasok daur ulang plastik di Indonesia.

Responsible Sourcing Initiative yang dikembangkan oleh The Circulate Initiative merupakan program global yang berfokus pada penanganan isu hak asasi manusia dalam rantai pasok daur ulang. Program ini mendorong praktik pengadaan yang bertanggung jawab, penghormatan terhadap hak pekerja, serta penguatan prinsip ekonomi sirkular. Berlandaskan UN Guiding Principles dan Fair Circularity Principles, RSI menjadi panduan praktis bagi perusahaan untuk meningkatkan standar responsible sourcing melalui Harmonized Responsible Sourcing Framework for Recycled Materials.

Di Indonesia, Mahija berperan sebagai implementation lead yang mendukung penerapan responsible sourcing, khususnya untuk meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja sampah informal dalam rantai nilai PT Amandina Bumi Nusantara.

Sepanjang implementasinya, berbagai progres nyata telah terlihat di lapangan. Hingga saat ini, 2.753 pekerja sampah informal telah mengikuti pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja. Mahija juga memfasilitasi pembentukan delapan paguyuban informal dengan total 219 anggota sebagai upaya memperkuat organisasi komunitas. Dari sisi perlindungan sosial, 150 pekerja berhasil memperoleh KTP dan 200 pekerja telah mendapatkan akses jaminan sosial BPJS melalui pendampingan Mahija. Selain itu, lebih dari 100 pekerja mengikuti pelatihan dasar literasi dan numerasi melalui lima paguyuban komunitas.

Capaian ini menunjukkan bahwa implementasi responsible sourcing bukan hanya soal kepatuhan rantai pasok, tetapi juga tentang memastikan manusia di dalam sistem mendapatkan perlindungan, pengakuan, dan peluang yang lebih baik.

Yayasan Mahija parahita nusantara

Workshop Februari 2026 juga menjadi momentum untuk merefleksikan pembelajaran dari lapangan sekaligus menguji kesiapan ekspansi program. Diskusi yang berlangsung menyoroti faktor keberhasilan, tantangan implementasi, serta kesiapan Collection Center dan komunitas untuk replikasi di lebih banyak lokasi. Forum ini sekaligus membangun rasa kepemilikan bersama di antara mitra pemerintah, sektor swasta, dan komunitas pemulung untuk fase perluasan pada 2026.

Implementasi RSI Indonesia sendiri didukung oleh kolaborasi multipihak yang kuat. Selain Mahija sebagai implementation lead, program ini melibatkan The Coca-Cola Company, PT Amandina Bumi Nusantara, The First Mile sebagai implementation support, serta mitra lapangan di area komunitas pemulung. Pendekatan kolaboratif ini menegaskan bahwa responsible sourcing hanya dapat berjalan efektif ketika seluruh aktor dalam ekosistem bergerak bersama.

Ke depan, Mahija berkomitmen untuk terus memperluas penerapan Responsible Sourcing Initiative di Indonesia. Fokus berikutnya mencakup replikasi praktik baik ke lebih banyak Collection Center, penguatan sistem perlindungan pekerja, serta peningkatan transparansi dan ketertelusuran dalam rantai pasok daur ulang plastik.

Melalui langkah yang terstruktur dan kolaboratif, Mahija percaya bahwa responsible sourcing dapat menjadi fondasi penting bagi sistem daur ulang yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga adil dan manusiawi bagi mereka yang berada di garis depan prosesnya.

Yayasan Mahija parahita nusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *