Skip to content

6 Kolaborasi Mahija dan Mentari Group: Donasi Buku untuk Ratusan Anak Pemulung

donasi-buku-untuk-ratusan-anak-pemulung
Program Mahija dengan Mentari Group dalam donasi buku untuk ratusan anak pemulung

Sebagai sebuah organisasi yang dibentuk untuk pemberdayaan kehidupan para pekerja sampah beserta keluarganya, Mahija Parahita Nusantara juga berkolaborasi dengan sebuah yayasan bernama Mentari Group dalam gerakan donasi buku untuk ratusan anak pemulung. 

Kegiatan ini dilakukan tepat pada bulan September 2025 lalu, ketika ada momen International Literacy Day, dan merupakan wujud rasa perhatian kepada anak pekerja sampah mengenai sumber wawasan atau jendela dunia, yaitu dengan donasi buku layak baca. 

Yayasan Mahija Parahita Nusantara menerima donasi lebih dari 2.613 buku dari Mentari Group, layanan pendidikan terkemuka di Indonesia yang menyediakan solusi terpadu untuk dunia pendidikan dan berkontribusi aktif dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul. 

Simak artikel ini untuk mengetahui tentang acara donasi buku layak baca ke anak pekerja sampah. 

Acara Kolaborasi Mahija dan Mentari Group

Bagi anak pekerja sampah, keadilan dalam mendapatkan hak yang setara dalam mengenyam pendidikan dan mencari ilmu justru adalah kewajiban bagi banyak masyarakat. Mahija pun mengetahui permasalahan ini dan mengambil peluang baik, ajakan kolaborasi dengan Mentari Group untuk pengadaan buku pada salah satu area binaan Mahija. 

Buku-buku ini adalah harapan bagi anak pekerja sampah agar lebih terbuka dengan wawasan serta memiliki daya unggul yang tidak kalah dengan anak-anak yang tercukupi. Acara kolaborasi ini turut langsung diselenggarakan dan diikuti oleh beberapa pihak penting dari Mahija pun dengan pihak Mentari Group. 

donasi-buku-untuk-ratusan-anak-pemulung
Pihak Mahija dan Mentari Group dalam event donasi buku untuk ratusan anak pemulung

Berbagai buku pelajaran dan bacaan ini diserahkan oleh Bunga Mega, Head of Marketing Communications Mentari Group, kepada Ardhina Zaiza, Ketua Dewan Pengurus Yayasan Mahija Parahita Nusantara, di salah satu Collection Partner yang berlokasi di Tangerang Selatan.

Donasi ini menjadi wujud nyata kepedulian untuk membuka akses literasi yang lebih luas bagi anak-anak, khususnya mereka yang berasal dari keluarga pekerja sampah. Beragam buku yang didonasikan, mulai dari: 

  • buku belajar untuk anak-anak TK 
  • buku pelajaran anak-anak SD 
  • Hingga bermacam-macam buku cerita

Donasi buku untuk ratusan anak pemulung ini tidak hanya dipusatkan pada Collection Centre wilayah Tangerang Selatan, tetapi juga akan disalurkan ke Sekolah Alternatif Mahija serta berbagai area binaan Mahija, sehingga semakin banyak anak memperoleh kesempatan mengenal dunia melalui bacaan yang bermakna.

Acara kolaborasi donasi buku dari Mahija dan Mentari Group ini berlangsung dengan penuh rasa bahagia dan senang, terlihat dari semua anak pekerja sampah di area binaan Tangerang Selatan, begitu juga dengan para penyelenggara. Anak-anak pemulung merasa spesial dan diperhatikan walaupun hanya sebatas mendapat donasi buku, namun buku itu ternyata berarti buat mereka yang memiliki orang tua yang pemenuhan kebutuhannya terbatas. 

donasi-buku-untuk-ratusan-anak-pemulung
Anak-anak pekerja sampah tampak memamerkan buku donasi dari kolaborasi Mahija dan Mentari Group

Di balik kenyataan ini, acara donasi buku menjadi bentuk kepedulian terhadap inklusi literasi dan pemerataan hak mendapatkan pendidikan yang setara sehingga anak-anak pemulung bisa mendapatkan kesempatan dalam menyalurkan kegiatan dan keinginan membaca. 

Pesan dari Penyelenggara Acara Kolaborasi Donasi Buku

Para pihak penting dari acara donasi buku untuk ratusan anak pemulung juga memberikan pesan terkait kesempatan kolaborasi untuk menghidupkan harapan dengan memberikan 2.613 buku kepada anak-anak pemulung. Di antaranya adalah Ardhina Zaiza yang menekankan pentingnya dukungan ini bagi komunitas binaan Mahija. 

“Kami berkomitmen mendampingi para pekerja sampah dan keluarganya terutama dalam bidang pendidikan. Donasi buku dari Mentari Group menjadi kontribusi berarti untuk menumbuhkan minat baca, sekaligus memberi harapan baru bagi anak-anak keluarga pemulung. Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi ini yang turut memperkuat literasi di ekosistem kami,” ujar Ardhina.

Senada dengan itu, Bunga Mega menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan nilai dan visi Mentari Group. “Kami percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Melalui kolaborasi bersama Mahija, Mentari Group berkomitmen memperluas akses literasi anak-anak, baik melalui Sekolah Alternatif Mahija maupun inisiatif lainnya seperti Mahija Mobile School. Kami berharap dukungan ini dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang anak-anak untuk tumbuh dengan pengetahuan, keberanian, dan harapan,” ungkap Bunga.

Baik antara pihak Mahija dan Mentari Group ternyata sama-sama punya visi yang sama di bidang pemerataan pendidikan dan akses kepada anak-anak pemulung. Sejalan dengan visi dari Mahija yang fokus dalam pemberdayaan taraf hidup para pemulung dan pihak Mentari Group yang bertujuan dalam menyediakan akses pendidikan dan mengembangkan generasi sumber daya manusia yang unggulan. 

Kesimpulan 

Kolaborasi antara Mentari Group dan Yayasan Mahija Parahita Nusantara ini tidak hanya sekadar donasi buku untuk ratusan anak pemulung, melainkan sebuah langkah kami untuk mendorong transformasi sosial melalui literasi, menghadirkan akses pendidikan yang inklusif, serta membangun generasi penerus bangsa yang lebih berdaya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *