
Dalam menjalankan visinya untuk memberdayakan para pekerja sampah, Mahija juga memberikan perhatian besar terhadap masa depan anak-anak mereka. Salah satu aspek yang sangat berpengaruh terhadap masa depan adalah pendidikan. Oleh karena itu, edukasi bagi anak pekerja sampah menjadi perhatian penting karena masih banyak anak dari keluarga pekerja sampah yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan yang layak.
Pada salah satu kesempatan ini, Mahija Parahita Nusantara bersama dengan Bank DBS mengadakan program bagi anak pekerja sampah di bidang edukasi. Program ini adalah DBS X Mahija Mobile School, yaitu sebuah insentif pendidikan untuk beberapa anak pekerja sampah di beberapa area binaan.
Tujuan utama program ini antara lain adalah pemerataan kesempatan edukasi bagi anak-anak pekerja sampah dan program ini dilakukan dalam beberapa macam kegiatan, baik secara in-house maupun outdoor. Yuk baca secara lengkap informasi selanjutnya dari kegiatan ini.
Program “People of Purpose” Bank DBS X Mahija untuk Pementasan Edukasi Anak Pemulung

Sebagian besar keluarga pekerja sampah hidup dalam kondisi ekonomi yang terbatas. Hal ini sering kali membuat mereka kesulitan untuk memberikan pendidikan yang memadai bagi anak-anak mereka. Kondisi tersebut berpotensi memperpanjang rantai kemiskinan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Melihat kondisi tersebut, Mahija bekerja sama dengan Bank DBS untuk menghadirkan solusi melalui program relawan bernama “People of Purpose.” Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya menghadirkan edukasi bagi anak pekerja sampah sekaligus membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi mereka.
Program ini telah berjalan sejak tahun 2024 dan masih terus berlanjut hingga saat ini dengan berbagai bentuk kegiatan pembelajaran yang berbeda. Salah satu fokus utama dari program ini adalah memberikan pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak pekerja sampah di berbagai wilayah binaan Mahija.
Para relawan dari Bank DBS berperan secara aktif dalam program ini. Mereka tidak hanya berkontribusi sebagai donatur, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memberikan pembelajaran kepada anak-anak.
Materi pembelajaran yang diberikan meliputi dasar-dasar matematika serta bahasa Inggris sederhana yang dapat membantu anak-anak meningkatkan kemampuan akademik mereka. Kegiatan belajar ini dilakukan di beberapa area binaan Yayasan Mahija.
Hingga saat ini, sekitar 100 anak pekerja sampah telah mengikuti program ini. Sebagian dari mereka berasal dari wilayah binaan seperti TPA Duren Sawit dan Johar Baru.
Selain mengikuti kegiatan belajar di kelas bersama para relawan dari Bank DBS dan Mahija, anak-anak juga diajak mengikuti berbagai aktivitas menarik yang bertujuan untuk memperluas wawasan serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan.
Berikut beberapa kegiatan yang menjadi bagian dari program DBS x Mahija Mobile School.
1. Belajar dari Dunia Luar

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program ini adalah memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar dari lingkungan di luar kelas. Kegiatan ini diwujudkan melalui Exploration Day, yaitu kunjungan edukatif ke Museum Nasional di Jakarta.
Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman wisata edukasi, tetapi juga belajar berbagai hal mengenai kehidupan sosial di ruang publik. Mereka diajarkan bagaimana menggunakan transportasi umum, belajar mengantre dengan tertib di tempat umum, serta memahami pentingnya bersikap sopan di lingkungan publik.
Sebanyak sekitar 100 anak pekerja sampah ikut serta dalam kegiatan kunjungan ke Museum Nasional tersebut. Selama berada di museum, mereka berkesempatan melihat berbagai koleksi sejarah dan peninggalan budaya yang berkaitan dengan masa prasejarah hingga sejarah kerajaan di Indonesia.
Selain belajar mengenai sejarah, anak-anak juga menikmati pengalaman berfoto bersama di salah satu area museum yang memiliki latar belakang peta Indonesia yang terbuat dari marmer. Momen ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka dalam mengenal sejarah dan budaya bangsa.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan edukasi bagi anak pekerja sampah melalui pengalaman belajar langsung di luar kelas.
2. Kenalan dengan Nilai Mata Uang
Program lainnya yang dilakukan oleh Bank DBS Indonesia dan Mahija adalah memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai nilai mata uang serta dasar-dasar pengelolaan keuangan.
Dalam kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan dengan konsep sederhana tentang uang, seperti pentingnya menabung dan cara mengelola pengeluaran dengan bijak. Salah satu aktivitas yang dilakukan adalah membuat celengan dari botol plastik bekas sebagai sarana belajar menabung. Selain itu, anak-anak juga diajarkan bagaimana menghitung uang serta memahami konsep pengeluaran dan pemasukan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, edukasi bagi anak pekerja sampah tidak hanya berfokus pada pelajaran akademik, tetapi juga membantu mereka memahami literasi keuangan sejak usia dini.
Dengan pemahaman tersebut, diharapkan anak-anak dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan di masa depan dan memiliki kemampuan untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri secara finansial.
3. Pentas Misi Jejak Bintang
Selain kegiatan belajar dan kunjungan edukatif, program ini juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas serta kepercayaan diri melalui kegiatan seni.
Salah satu kegiatan yang diadakan adalah pentas seni yang diberi nama “Misi Jejak Bintang.” Dalam kegiatan ini, anak-anak diberikan kesempatan untuk tampil di depan para relawan dan teman-teman mereka.
Melalui pentas ini, anak-anak dapat menampilkan berbagai bakat yang mereka miliki, seperti bernyanyi, menari, hingga membaca puisi. Beberapa anak bahkan berani menyanyikan lagu dalam bahasa Inggris dengan penuh percaya diri.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk melatih keberanian dan kemampuan kognitif mereka.
Pentas seni “Misi Jejak Bintang” juga menciptakan suasana kebersamaan antara relawan dan anak-anak peserta program. Melalui kegiatan ini, para relawan berupaya menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak pekerja sampah yang membutuhkan perhatian dan dukungan lebih.
Kesimpulan
Yayasan Mahija dengan kolaboratornya, yaitu Bank DBS Indonesia, dan segenap relawan merasa bahagia karena dapat berbagi dengan anak-anak pekerja sampah. Memberikan edukasi bagi anak pekerja sampah adalah bentuk perhatian dari Mahija untuk menyejahterakan keluarga pemulung walaupun tindakannya juga tidak seberapa besar namun hasil nyata bahagia bersama bisa dirasakan.