Gerak Mahija Parahita Nusantara berakar pada komitmen kami untuk menyejahterakan pekerja sampah, mengakui kontribusi signifikan pemulung pada sistem daur ulang. Seiring perjalanan kami, kami dipertemukan dengan para individu dan perusahaan yang memiliki visi serupa: meningkatkan kehidupan pemulung dan keluarga mereka melalui inisiatif sosial yang kolaboratif.
Di bulan suci ini, Mahija menjalankan serangkaian kegiatan bersama komunitas dampingan untuk menciptakan momen kebersamaan yang berarti:
Berbuka puasa bersama dan menyalurkan lebih dari 3,100 paket makanan berbuka puasa dan lebih dari 800 paket sembako kepada mitra lapangan dan pejuang daur ulang yang tersebar di area mitra pengumpul, sekolah adopsi, lapak, dan komunitas pemulung melalui program Ramadan Berbagi. Kami juga menyelenggarakan pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) untuk memberikan panduan dan pengingat agar para pemulung bekerja dengan aman dan selamat.
Menyambut Ramadan dengan hangat bersama 100+ anak dari Sekolah Kami, berkolaborasi dengan tim Coca-Cola Europacific Partners Indonesia. Kami menikmati momen kebersamaan dan menyaksikan kebolehan anak-anak Sekolah Kami bermain angklung, yang ditutup dengan berbuka puasa bersama.
Berbagi dan bersilaturahmi dengan 100 anak dan 10 orang pengajar di sekolah alternatif Lumi Domus, dengan kontribusi PT FPT Software Indonesia. Keceriaan terpancar dari anak-anak yang bersemangat belajar bersama dan menggunakan bantuan alat pendidikan untuk mengejar ketertinggalan sekolah formal, sekaligus merawat lingkungan dan mengembangkan bakat seni mereka.
Momen-momen ini sederhana, tetapi bermakna. Di dalamnya ada ruang untuk saling mendengar, menjalin kebersamaan, dan menumbuhkan harapan—bahwa setiap individu, di mana pun posisinya, layak mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk berkembang.Setiap interaksi di bulan suci ini semakin memperkuat komitmen kami untuk terus mendampingi, mendengarkan, dan mendukung komunitas secara nyata.